- Motivasi - "Cara terbaik untuk menghargai kejadian yang hadir menerpa, hanya dengan menikmatinya tanpa memiliki penilaian negatif" .. Dhimas Anggara (Pertapa Linglung)

<< Hargai karya orang lain, jangan "PLAGIAT" >>

Sabtu, 04 Agustus 2018

KOPI MESRA TERSAJI UNTUKMU

Pagi ini, ku tawarkan kopi pengobat pilu
Yang ku ramu bersama rindu menggebu
Agar senyummu mewarnai hari-hariku
Teriring pula senyum sipu penuh malu

Jumat, 03 Agustus 2018

DEKAP TANPA RATAP

Pada matahari kusambut penat
Pada tindak kusongsong laknat
Lama nian hati bergelut cemburu
Menguasai sadar langkah jadi sayu

Kamis, 02 Agustus 2018

INGAUAN PELANTUN JIWA

Di sela bait sajak yang aku rangkai
Aku tak ubahnya seperti hiasan usang
Yang tersisih dan sekedar tuk di pandang
Tanpa mau menjamak, apalagi tuk meresapi

Rabu, 01 Agustus 2018

KEMERDUAN RINDU

Aku rindukan, derai senandung indahmu
Setetes demi setetes, namun meresap di kalbu
Melabur keraguan dengan bias penuh cumbu
Hanyutkan sadar, hilangkan segala cercaan ragu

Kamis, 12 Juli 2018

Rabu, 11 Juli 2018

SAJADAH USANG

Tidak malukah, kau dengan sajadahmu !!
Dia selalu setia di gelar walau sepanjang waktu
Dia memililki ketulusan saat mendampingimu
Tiada keluh kesah yang bisa membuatmu haru
Hanya kemurnian kasih sebagai penghantar laku

Selasa, 10 Juli 2018

BIDADARI NATURAL

Kelam resah mengusik asa
Kumpulkan mimpi tak terjeda
Ada belenggu rindu menyapa
Mengusik kalbu tuk bersua

Senin, 09 Juli 2018

OMBAK ASMARA BIRU

Deburan asmara samudera biru
Melambai tulus mengusik kalbu
Merinai mesra berlabur rayu
Bercurah kasih melengkapi waktu

Minggu, 08 Juli 2018

RASA RINDU HANYA UNTUKMU

Bingkai bunga rindu yang kau suting itu
Terasa halus menghiasi jemari lentik tanganmu
Edarkan keanggunan tanpa terkikis oleh waktu
Hanyutkan segala impian yang bertajuk ragu

Sabtu, 07 Juli 2018

KESETIAAN EMBUN

Tetesan butiran embun kesetiaan ini
Tak pernah pudar oleh rabaan dera
Tak hilang, walau sinar mentari mencerca
Dia akan berdiri kokoh dengan wujud jati diri

Jumat, 06 Juli 2018

PUJANGGA SEJATI

Serumpun bait kata sang pujangga
Terlahir dari ranumnya bibir pena
Pena menggores bait di antara kata
Terkadang terpapar jelas penuh tanda
Terkadang pula malu menunjukkan makna

Kamis, 05 Juli 2018

HIASAN TERINDAH

Aku terpesona dengan seraut wajah
Binar mentari pagi makin terlihat cerah
Manampakan rona warna begitu indah
Sirnakan penat, membingkai bait kisah