- Motivasi - "Cara terbaik untuk menghargai kejadian yang hadir menerpa, hanya dengan menikmatinya tanpa memiliki penilaian negatif" .. Dhimas Anggara (Pertapa Linglung)

<< Hargai karya orang lain, jangan "PLAGIAT" >>
Tampilkan postingan dengan label ELEGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ELEGI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 November 2019

SELEMBAR LAYAR BEKAS

Dilubuk kelam keremangan seutas jiwa
Aku larung impian nyata telah sirna
Bersama setetes benih cinta membara
Kuhanyutkan rasa di tepian gemuruh noda

Jumat, 27 September 2019

DURI KEMESRAAN

Kusuntingkan bunga mawar merah
Di sela rambutmu yang terurai basah
Tangkainya membuat jemariku berdarah
Goresan pedih menyulut api gairah
Menuntun bait rinduku setia berkisah

Selasa, 03 September 2019

KESEMUAN MASA

Aku biarkan serumpun rindu
Berkelana tuk mencari jejak
Resah melangkah tak tahu arah
Menyibak hamparan kasih senja
Yang kian lama terkikis masa

Minggu, 01 September 2019

KASIHKU TELAH HILANG

Kiasan rasa luruh menggapai nestapa
Langkah meniti membias penuh raba
Hamparan kelam membuai tak terasa
Menjebak impian yang lama tersita

Jumat, 30 Agustus 2019

KEGELISAHAN

Dalam sekelumit waktu yang terlewati
Kau senantiasa membingkiskan cerita
Walau terkesan tiada, kau seakan menjadi ada
Membuat diri ini mengenangmu hanya sebatas maya

Rabu, 28 Agustus 2019

DERA MENGHUJAM

Dera menghujam tiada terbantah
Hanyutkan lengah di antara persinggahan
Ada rasa yang memendam segala umpatan
Merangkum resah meraih segala gelisah

Selasa, 27 Agustus 2019

BADAI KEBENCIAN

Guntur kecurigaan menghiasi langit cemburu
Kilatan tuduhan kian lama kian mencekam
Bak seekor naga perkasa yang mau menerkam
Mengoyak prasangka yang menggapai luru

Minggu, 25 Agustus 2019

SELINGAN KATA

Hantarkan laju aksaraku !!
Biarkan kata perkata aku tata kembali
Bait demi bait akan selalu aku kaji
Agar kalimat yang tertuang ini !!
Bisa dirasakan tanpa ada yang tersakiti

Rabu, 21 Agustus 2019

SEMBILU DUSTA

Lantunan bait saat ini !!
Biarlah aku mengalah memendam rasa kecewa di ujung kelam
Aku benar-benar sudah bosan !!
Dengan irama deburan pasir yang kau senandungkan
Rasanya percuma aku menanti di tepian rasa berbalut senja

Selasa, 23 Juli 2019

MELABUR MASA SEMU

Kukerahkan ke dua tangan
Kutenggelamkan rasa dalam doa
Melindungi mimpi sebagai tumpuan
Melabur hasrat tercermin usaha

Senin, 15 Juli 2019

BUKAN UNTUKMU

Acapkali kenang itu menyapa
Menelantarkan jiwa dirundung lara
Hari berlalu bergayut di antara pilu
Senyum melintas laksana sembilu

Rabu, 03 Juli 2019

RANJAU KECULASAN

Tahukah kamu !!
Dengan bait cerita yang kau persembahkan
Yang kau toreh dengan seulas senyuman
Kau banggakan sebagai kisah semu

Selasa, 02 Juli 2019

KESENDIRIAN

Ijinkan aku tuk merayu sepi
Berkalana sejenak seorang diri
Tiada perlu bertanya saat ini
Karena memang aku mau menyendiri

Jumat, 28 Juni 2019

UNGKAP LARA

Ungkapan ini rapi tersimpan
Membuai langkah tuk edarkan ketulusan
Tiada rasa yang sanggup menggantikan
Menuai kisah, memenuhi isi cawan kenangan

Senin, 17 Juni 2019

RINDU SEMAKIN PARAH

Aku-lah wujud karang kekerasaan
Jiwa berkelana raga selalu berdiri tegak
Tiada hiraukan rintihan hadir mengusap isak
Menggoyahkan rasa menelantarkan ketegaran

Sabtu, 15 Juni 2019

R A P U H

Serpih imaji terangkai tiada terjeda
Tertuang aksara berhias benih papa
Memintal bait hanya berbingkai lara
Karena aku, hanyalah hamba sahaya

Jumat, 07 Juni 2019

TETAP ADA RASA

Selalu ada petikan rasa
Dalam senyap yang menyapa
Kata demi kata merangkai pesona
Dengan bahasa langit tak bisa diraba

Rabu, 05 Juni 2019

RASA PENUH NYATA

Seandainya masa bisa berbicara !!
Dia pasti akan bercerita segala keladi rasa
Dia akan mengungkap, saat terciptanya lara
Dia akan menjadi saksi jejak perintis duka
Dia tak akan menutupi apa yang ada dan nyata

Senin, 03 Juni 2019

RAPI TERSIMPAN

Butiran gerimis putik salju meredam
Meriap hinggap di ambang malam
Lamunan sunyi membias kelam
Tegar edarkan sapa dirundung ditepian malam

Kamis, 16 Mei 2019

SENJA TAK MENETAP

Tidak ada lagi pagi menjelang
Yang tersisa hanyalah bias mentari penyeka embun
Jejak keceriaan pagiku pun seakan sirna
Tergerus oleh masa yang mulai beranjak menghampiri